Selama produksi dan pemasangan pelat kisi baja, kualitas pengelasan secara langsung menentukan kapasitas beban dan masa pakainya. Namun, dalam aplikasi sebenarnya, banyak proyek teknik akan menghadapi masalah retak pengelasan pada pelat kisi baja. Apa sebenarnya penyebab retak pengelasan? Bagaimana proses pengelasan satu sisi dan pengelasan dua sisi memengaruhi kualitas pengelasan pelat kisi baja? Artikel ini akan menjelaskan secara detail bagaimana menghindari retak pengelasan pada pelat kisi baja untuk memastikan keselamatan konstruksi dan masa pakainya.


Selama proses konstruksi, keretakan pengelasan pada pelat kisi baja biasanya disebabkan oleh faktor-faktor berikut:
1. Tekanan pengelasan yang berlebihan
Selama proses pengelasan, pelat kisi baja memuai karena panas dan menyusut karena pendinginan, sehingga menimbulkan tegangan internal yang besar pada lasan. Ketika tegangan internal melebihi rentang toleransi material, maka akan terjadi keretakan.
2. Bahan las tidak sesuai dengan bahan pelat kisi baja.
Jika kekuatan, keuletan, dan koefisien ekspansi termal material pengelasan tidak sesuai dengan pelat kisi baja, retakan dapat terjadi setelah pengelasan. Terutama untuk pelat kisi baja yang digunakan di lingkungan yang keras, pemilihan material yang tidak tepat akan mempercepat kegagalan pengelasan.
3. Pengendalian proses pengelasan yang tidak tepat
Arus pengelasan yang terlalu besar atau terlalu kecil, kecepatan pengelasan yang tidak merata, dan pengisian las yang tidak memadai, akan menyebabkan penurunan kualitas las dan meningkatkan risiko retak.
4. Faktor lingkungan
Pelat kisi baja rentan retak setelah penggunaan jangka panjang di lingkungan lembap, korosif, atau perubahan suhu yang drastis jika lasannya tidak diberi perlakuan anti-korosi.
1. Analisis proses pengelasan satu sisi
Keuntungan:
✔ Konstruksi sederhana, kecepatan pengelasan cepat, cocok untuk produksi massal.
✔ Cocok untuk pelat kisi baja beban ringan, seperti jalan setapak, pagar pengaman, dll.
Kekurangan:
✘ Pengelasan hanya dilakukan di satu sisi, dengan daya tarik dan geser yang lemah, serta rentan retak akibat gaya eksternal.
✘ Cocok untuk penggunaan dengan kebutuhan beban rendah, tidak cocok untuk lingkungan dengan benturan intensitas tinggi.
2. Analisis proses pengelasan dua sisi
Advantages:
✔ Pengelasan yang kuat, gaya yang lebih seragam, dan ketahanan retak las yang lebih baik.
✔ Cocok untuk kisi-kisi baja bentang lebar dan beban tinggi, seperti platform industri, platform lepas pantai, dll.
✔ Meningkatkan daya tahan dan mengurangi risiko retak akibat getaran jangka panjang atau perubahan suhu.
Disadvantages:
✘ Biaya konstruksi tinggi dan waktu pengelasan lama.
✘ Persyaratan tinggi untuk proses pengelasan, membutuhkan tukang las terampil untuk mengoperasikannya.
Kesimpulan: Jika proyek membutuhkan ketahanan retak yang tinggi, disarankan untuk memilih proses pengelasan dua sisi.
Untuk memastikan kualitas pengelasan dan mengurangi risiko retak pada hasil pengelasan, Anda dapat memulai dari aspek-aspek berikut:
1. Pilih bahan pengelasan yang sesuai
Pilih batang las atau kawat las yang sesuai dengan material kisi-kisi baja untuk menghindari keretakan getas akibat ketidaksesuaian material pada hasil pengelasan.
Untuk kisi-kisi baja yang berada di lingkungan korosif dalam waktu lama, bahan pengelasan tahan korosi seperti kawat las baja tahan karat dapat dipilih.
2. Gunakan teknologi pengelasan yang wajar.
Kendalikan arus dan kecepatan pengelasan: pastikan lasan meleleh sepenuhnya dan hindari cacat pengelasan.
Pilih metode pengelasan yang sesuai: Untuk kisi-kisi baja dengan persyaratan beban tinggi, pengelasan dua sisi direkomendasikan.
Hindari pengelasan kontinu: Pengelasan segmental dapat secara efektif mengurangi tegangan pengelasan dan mengurangi risiko retak.
3. Lakukan perlakuan panas pengelasan
Setelah pengelasan, perlakuan panas las (seperti temper) dapat dilakukan untuk mengurangi tegangan pengelasan dan meningkatkan ketahanan terhadap retak.
4. Perkuat perawatan anti-korosi
Setelah pengelasan, pelapisan galvanis celup panas atau perlindungan lapisan pada area pengelasan dapat secara efektif mencegah perluasan retakan yang disebabkan oleh korosi.
5. Inspeksi dan perawatan rutin
Periksa kondisi pengelasan secara berkala, dan perbaiki retakan kecil tepat waktu untuk menghindari perluasan dan memengaruhi keamanan struktural.
